Konfigurasi Dasar MikroTik Menggunakan Winbox
Laporan individu mengenai konfigurasi dasar MikroTik mulai dari konfigurasi interface, IP Address, DHCP Server, hingga NAT agar router dapat terhubung ke internet dan membagikan koneksi kepada client.
👤 Nama : Christian Yusuf Alfred
🏫 Kelas : XI TJKT 1
📅 No. Presensi : 08
📚 Mata Pelajaran : Server Farm
MikroTik merupakan perangkat jaringan yang digunakan sebagai router untuk mengatur lalu lintas data dalam jaringan komputer. MikroTik memiliki berbagai fitur seperti DHCP Server, Firewall, NAT, dan manajemen bandwidth yang banyak digunakan dalam lingkungan sekolah maupun laboratorium jaringan.
Pada praktikum ini dilakukan konfigurasi dasar MikroTik menggunakan aplikasi Winbox agar router dapat terhubung ke internet dan membagikan koneksi kepada perangkat client.
- Memahami konfigurasi dasar MikroTik
- Mengetahui cara setting IP Address
- Memahami fungsi DHCP Server
- Mengetahui proses IP Pull dari ISP
- Memahami konfigurasi NAT
Tahap pertama dilakukan pengaturan interface untuk menentukan jalur internet dan jalur client pada router MikroTik.
IP Address diberikan pada interface LAN agar router dapat menjadi gateway dalam jaringan lokal/client.
DHCP Server digunakan untuk memberikan IP Address secara otomatis kepada perangkat client yang terhubung ke jaringan.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan interface WAN berhasil mendapatkan IP Address dari ISP/provider internet.
Konfigurasi NAT dilakukan agar jaringan client dapat mengakses internet melalui interface WAN yang digunakan.
Berdasarkan hasil praktikum yang telah dilakukan, konfigurasi dasar MikroTik berhasil dilakukan mulai dari pengaturan interface, pemberian IP Address, konfigurasi DHCP Server, pengecekan IP Pull, hingga konfigurasi NAT.
Dengan konfigurasi tersebut, router MikroTik berhasil digunakan sebagai gateway jaringan dan dapat membagikan koneksi internet kepada client.