Rabu, 27 Agustus 2025

Pembagian IP Address kelas A B C




IP Address adalah nomor unik yang ada pada computer yang bisa berguna untuk menghubungkan banyak computer dalam jaringan sehingga juga dapat bertukar data maupun fasilitas yang dimiliki antar Komputer tersebut….



Nomor ini bersifat unik karena setiap Komputer memiliki TCP/IP yang berbeda-beda .

IP Address merupakan konsekuensi dari penerapan Internet Protocol untuk mengintegrasikan jaringan komputer Internet di dunia. Seluruh host (komputer) yang terhubung ke Internet dan ingin berkomunikasi memakai TCP/IP harus memiliki IP Address sebagai alat pengenal host pada network. 

Secara logika, Internet merupakan suatu network besar yang terdiri dari berbagai sub network yang terintegrasi. Oleh karena itu, suatu IP Address harus bersifat unik untuk seluruh dunia. 

Tidak boleh ada satu IP Address yang sama dipakai oleh dua host yang berbeda. Untuk itu, penggunaan IP Address di seluruh dunia dikoordinasi oleh lembaga sentral Internet yang di kenal dengan IANA – salah satunya adalah Network Information Center (NIC) yang menjadi koordinator utama di dunia

IP address dibagi menjadi 3 kelas A, Kelas B, dan Kelas C.


  • Apa bisa dalam pemakai IP address 3 kelas (A, B, dan C) digubungkan ?
  • Jika bisa bagaimana caranya?
  • Jika tidak mengapa ? Berikut ini cara cara untuk menjawab pertanyaan berikut……

Kelas A

  • IP address kelas A terdiri dari 8 bit untuk network ID dan 
  • Sisanya 24 bit digunakan untuk host ID, 
  • Sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. 
  • Pada bit pertama berikan angka 0 sampai dengan 127. (0-127)

Karakteristik IP Kelas A

  • Format : 0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH
  • Bit Pertama : 0
  • NetworkID : 8 bit
  • HostID : 24 bit
  • Bit Pertama : 0 -127
  • Jumlah : 126 (untuk 0 dan 127 dicadangkan)
  • Range IP : 1.x.x.x – 126.x.x.x
  • Jumlah IP : 16.777.214
Misalnya IP address 120.31.45.18 maka

  • Network ID = 120
  • HostID = 31.45.18
  • Untuk Subnetmask =255.0.0.0
Jadi IP address di atas mempunyai host dengan nomor 31.45.18 pada jaringan 120

Kelas B

  • IP address kelas B terdiri dari 16 bit untuk network ID dan 
  • Sisanya 16 bit digunakan untuk host ID, 
  • Sehingga IP address kelas B digunakan untuk jaringan dengan jumlah host yang tidak terlalu besar. 
  • Pada 2 bit pertama berikan angka 10, sehingga bit awal IP tersebut mulai dari (128 – 191).
Karakteristik IP Kelas B

  • Format : 10NNNNNN..NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH
  • Bit Pertama : 10
  • NetworkID : 16 bit
  • HostID : 16 bit
  • Bit Pertama : 128 -191
  • Jumlah : 16.384
  • Range IP : 128.1.x.x – 191.155.x.x
  • Jumlah IP : 65.532
  • Misalnya IP address 150.70.45.18 maka
  • Network ID = 150.70
  • HostID = 60.56
  • Untuk Subnetmask =255.255.0.0
  • Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 60.56 pada jaringan 150.70

Kelas C

  • IP address kelas C terdiri dari 24 bit untuk network ID dan 
  • Sisanya 8 bit digunakan untuk host ID, 
  • Sehingga IP address kelas C digunakan untuk jaringan untuk ukuran kecil. 
  • Kelas C biasanya digunakan untuk jaringan Local Area Network atau LAN. 
  • Biasanya ini terdapat dalam Warnet-Warnet maupun sebuah sekolah. 
  • Pada 3 bit pertama berikan angka 110 sehingga bit awal IP tersebut mulai dari (192 – 223).
Karakteristik IP Kelas C

  • Format : 110NNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH
  • Bit Pertama : 110
  • NetworkID : 24 bit
  • HostID : 8 bit
  • Bit Pertama : 192 – 223
  • Jumlah : 16.384
  • Range IP : 192.0.0.x.x – 223.255.255.x.x
  • Jumlah IP : 254 IP
  • Misalnya IP address 192.168.1.1 maka
  • Network ID = 192.168.1
  • HostID = 1
  • Untuk Subnetmask =255.255.255.0

Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 1 pada jaringan 192.168.1. 

=================== Suplemen =====================

76543210
1286432168421
00000001Min
000000011
01111111Max
06432168421127
76543210
1286432168421
10000000Min
1280000000128
10111111Max
128032168421191
76543210
1286432168421
11000000Min
12864000000192
11011111Max
128640168421223
76543210
1286432168421
11100000Min
128643200000224
11101111Max
128643208421239

Selasa, 26 Agustus 2025

TOPOLOGI GEDUNG D.304 RUANG NOC SMKTH

ANGGOTA KELOMPOK : Adilla Nazhril Ahmad (2) 

                                         Ahmad Khamim (3)  

                                         Alfathir Brevy Micae Lois (4)

                                         Christian Yusuf Alfred (8)

                                         Haidar Muhammad (15)


Ruangan NOC (Network Operation Center) adalah pusat pengendalian dan pemantauan jaringan, di mana semua perangkat jaringan, server, dan sistem komunikasi terpusat agar mudah dikelola. Di dalam ruangan NOC biasanya digunakan berbagai topologi jaringan sesuai kebutuhan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi. Berikut gambar denah dari ruangan NOC :




Penjelasan Denah dari gambar diatas pada ruangan NOC:
              
1. Topologi Hybrid 
      Pada ruangan NOC diterapkan Topologi Hybrid yang merupakan gabungan dari dua topologi, yaitu Star dan Tree. 

2. Topologi Tree
     Topologi Tree (pohon) adalah gabungan dari topologi Star dan Bus, berbentuk hirarki bertingkat seperti pohon: ada node pusat (root), lalu bercabang ke beberapa node di bawahnya.

    -Tersusun seperti pohon: root → cabang → ranting (node bawah).
    -Menggunakan switch/hub pusat di level atas, lalu bercabang ke switch/hub level bawah.
    -Memudahkan pengelompokan jaringan (core–distribution–access).

3. Topologi Star
        Topologi Star adalah jaringan yang menghubungkan setiap perangkat ke satu pusat (hub/switch) sehingga komunikasi data terpusat. Kelebihannya mudah dikelola dan jika satu kabel rusak, perangkat lain tetap berfungsi. Namun, kelemahannya jika pusat (hub/switch) bermasalah, seluruh jaringan akan terganggu.

    - Switch menjadi pusatnya.
    - Laptop LP1 – LP5 terhubung langsung ke switch.
    - Switch juga menghubungkan PC Server dan Access Point melalui router.

4. Kesimpulan 
     Kesimpulannya, denah Ruang NOC tersebut menggunakan kombinasi topologi Star, Tree, dan Hybrid sehingga jaringan menjadi lebih terstruktur, handal, fleksibel, serta mudah dikelola dan dikembangkan.


View Ruang NOC yang dikelola oleh Pak Andrean Dwi Wibowo, S. Kom :





52. Administrasi File Linux Debian

  Administrasi File Setelah mempelajari Administrasi User dengan perintah perintah : 1. Login root 2. Clear 3. Adduser 4. Logout 5. Login us...