Laporan Konfigurasi Dasar MikroTik Menggunakan Winbox
Laporan praktikum konfigurasi dasar MikroTik meliputi reset configuration, konfigurasi interface, DHCP Client, IP Address, DHCP Server, hingga NAT Masquerade.
MikroTik merupakan sistem operasi dan perangkat jaringan yang sangat populer digunakan dalam dunia networking. Router ini banyak digunakan untuk manajemen jaringan internet baik di sekolah, kantor, warnet, hingga rumah pribadi.
Internet → Ether1 (WAN) → MikroTik → Ether2 (LAN) → Client
Langkah pertama adalah login ke MikroTik menggunakan Winbox kemudian melakukan reset configuration.
- Buka Winbox, masukkan IP 192.168.88.1
- Username: admin | Password: kosong
- Klik Connect
Setelah berhasil login, lakukan reset konfigurasi:
- Masuk ke menu System → Reset Configuration
- Klik Reset Configuration
- Tunggu router restart
Tahap berikutnya adalah mengganti nama interface agar lebih mudah dikenali saat proses konfigurasi jaringan.
- Ether1 digunakan sebagai ISP/WAN
- Ether2 digunakan sebagai Server/LAN
DHCP Client digunakan untuk memperoleh IP Address secara otomatis dari ISP/provider internet pada interface Ether1.
- Masuk ke menu IP → DHCP Client
- Pilih interface Ether1
- Pastikan status menunjukkan “bound”
IP Address digunakan sebagai alamat jaringan agar perangkat dapat saling terhubung dalam satu network.
- Masuk ke menu IP → Addresses
- Klik tombol +
- Masukkan IP Address
- Pilih interface Ether2
IP Pool digunakan untuk menentukan range IP Address yang akan dibagikan kepada client oleh DHCP Server.
DHCP Server digunakan agar client mendapatkan IP Address secara otomatis.
a. IP → DHCP Server
b. DHCP Setup
DHCP Setup dilakukan untuk mengatur gateway, DNS, network, dan range IP secara otomatis.
- Masuk ke menu IP → DHCP Server
- Klik DHCP Setup
- Pilih interface Ether2
- Klik Next hingga selesai
NAT digunakan agar jaringan lokal/client dapat mengakses internet menggunakan koneksi dari interface WAN.
- Masuk ke menu IP → Firewall → NAT
- Tambah rule baru
- Pilih chain srcnat
- Action = masquerade
Setelah seluruh konfigurasi selesai dilakukan, tahap terakhir adalah melakukan pengujian koneksi internet.
Jika reply berhasil muncul, maka konfigurasi MikroTik telah berhasil dilakukan dengan baik.
Dari hasil konfigurasi yang telah dilakukan sesuai urutan yang benar, MikroTik berhasil dikonfigurasi mulai dari login, reset configuration hingga NAT Masquerade.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar